Metode Alternatif Memutihkan Pakaian

Pakaian berwarna putih memang lah sebuah pakaian yang netral. Kita bisa mengenakan pakaian tersebut untuk berbagai macam kegiatan, bisa kuliah, pertemuan resmi, atau bertemu dengan teman. Namun, pakaian putih juga cukup merepotkan. Apabila terkena sedikit noda saja, misalnya coretan pulpen, akan sangat susah menyamarkannya. Belum lagi apabila pakaian tersebut sudah berkali-kali dikenakan, biasanya bagian kerah baju dan bagian bawah pergelangan tangan berubah warna menjadi kuning, atau agak kecokelatan.

Cara paling mudah untuk menghilangkan noda kotoran atau bagian menguning di pakaian putih adalah menggunakan pemutih pakaian, bisa berupa cairan ataupun krim. Namun ternyata, penggunaan pemutih pakaian bisa menyebabkan serat kain menjadi keras serta rapuh, sehingga membuat pakaian cepat rusak. Untuk menghindari kerusakan pada pakaian putih, ada baiknya mengurangi penggunaan pemutih pakaian, dan menggunakan alternatif lain sebagai penggantinya. Berikut adalah bahan alternatif pengganti pemutih pakaian:

  1. Cairan jeruk nipis

Jeruk purut bukanlah bahan yang susah didapatkan. Bahan ini bisa ditemukan di warung, pasar tradisional, maupun supermarket terdekat. Yang perlu kita lakukan adalah merendam pakaian putih yang hendak dibersihkan di dalam air yang telah dicampur dengan cairan jeruk nipis. Akan ada baiknya apabila air tersebut merupakan air panas karena akan mempercepat proses pembersihan. Penggunaan cairan jeruk nipis juga bisa dilakukan pada saat pembilasan. Proses perendaman ini ada baiknya dilakukan selama kurang lebih satu jam untuk mendapatkan hasil terbaik.

  1. Soda kue

Cara penggunaan soda kue untuk membersihkan noda pada pakaian putih sangat mirip sengan penggunaan cairan jeruk nipis. Kita hanya perlu mencampurkan satu cangkir soda kue pada empat liter air yang akan digunakan untuk merendam pakaian tersebut. Rendam pakaian pada larutan soda kue selama beberapa saat sebelum mencucinya untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

  1. Cuka putih

Selain menggunakan jeruk nipis dan soda kue, kita juga bisa menggunakan cuka putih. Kita hanya perlu untuk mencampurkan beberapa tetes cuka putih pada rendaman pakaian yang akan dicuci. Selain membantu membersihkan noda pada pakaian, cuka putih juga memiliki fungsi lain yaitu untuk melembutkan kain bahan pakaian.

  1. Aspirin

Ya, aspirin adalah jenis obat pereda nyeri yang biasanya dikonsumsi ketika kita menderita sakit kepala. Ternyata obat ini juga bisa digunakan untuk memutihkan kembali pakaian putih kita. Yang perlu kita lakukan adalah melarutkan sekitar lima butir aspirin pada air, lalu masukkan pakaian ke dalam larutan tersebut. Rendam selama beberapa saat sebelum kita mencucinya di mesin cuci atau dengan tangan. Yang perlu kita ingat adalah untuk menggunakan aspirin berwarna putih, apabila tidak, warna dari aspirin justru akan tertinggal di pakaian.

  1. Sabun cuci piring

Meskipun sama-sama produk kimia, sabun cuci piring merupakan produk yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan pemutih pakaian. Kita bisa mencampurkan sabun cuci piring pada larutan deterjen yang digunakan untuk merendap pakaian putih yang hendak dicuci. Jumlah yang dicampurkan tidak perlu banyak, cukup sedikit saja. Setelah itu cucilah pakaian tersebut seperti biasa baik menggunakan mesin cuci atau dengan tangan.

  1. Cuci tanpa menggunakan deterjen

Terkadang, noda kuning yang ditemui pada pakaian putih sebenarnya merupakan akumulasi dari deterjen yang tersisa pada pakaian setelah dicuci. Cobalah sekali atau dua kali mencuci pakaian tersebut tanpa deterjen. Dan setelahnya langsung dijemur di bawah sinar matahari, tanpa dikeringkan lebih dahulu.

Itulah enam metode yang bisa kita gunakan untuk memutihkan kembali pakaian tanpa menggunakan pemutih pakaian. Selain mengurangi resiko kerusakan bahan pakaian, ternyata keenam cara alternatif tersebut lebih ramah bagi lingkungan dibandingkan dengan pemutih pakaian. Tidak ada salahnya untuk dicoba, kan?

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *